ADVERTISEMENT

Kebab Baba Rafi Incar Rp 119 M dari IPO, Duitnya Mau Buat Apa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 05 Agu 2022 13:21 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pengelola franchise Kebab Baba Rafi, PT Sari Kreasi Boga Tbk (SKB Food) resmi melantai Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Dalam penawaran perdananya ini, perusahaan dengan kode saham RAFI tersebut mengincar dana hingga Rp 119 miliar lebih.

RAFI menentukan penawaran umum perdana di harga Rp 126 per saham dengan target melepas sebanyak-banyaknya 948.090.000 saham atau setara dengan 30,31% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dengan harga tersebut, potensi dana yang bisa diraup dari IPO sekitar Rp 119,45 miliar.

Lalu apa yang bakal dilakukan pengelola Kebab Baba Rafi dengan dana sebesar itu?

Direktur Utama (Dirut) SKB Food Eko Pujianto dalam sambutannya pada acara pencatatan perdana saham RAFI di bursa efek, menjelaskan pihaknya bakal fokus untuk melakukan pengembangan bisnis setelah melakukan IPO. Bukan cuma di Indonesia bahkan di mancanegara.

"Perusahaan akan fokus orientasi kembangkan bisnis, bukan cuma di Indonesia namun sampai ke mancanegara. Dengan melantainya kami di bursa ini perjalanan panjang, kami berangkat dari UMKM, kini mampu naik kelas, dari gerobakan ke IPO, dari lantai trotoar naik ke lantai bursa efek Indonesia," papar Eko dalam sambutannya, Jumat (5/8/2022).

Sementara itu, dalam catatan detikcom, hasil dana IPO RAFI ini nantinya akan digunakan oleh perusahaan untuk melunasi pembayaran rencana transaksi akuisisi PT Lazizaa Rahmat Semesta sebesar Rp 13 miliar.

Kemudian sisanya, akan digunakan untuk modal kerja guna pembelian bahan baku waralaba, bahan baku segar, sewa gedung, biaya gaji karyawan, dan pemeliharaan.

Sebagai informasi, SKB Food adalah suatu perseroan terbatas yang saat ini bergerak di bidang penjualan bahan baku dan waralaba makanan dan minuman. Sejumlah brand yang dikelola perusahaan adalah Kebab Turki Babarafi, Container Kebab by Babarafi, Smokey Kebab, Sueger, Kebab Kitchen, Babarafi Café, Ayam Utuh, Jellyta, Raffi Express dan Ayam Pul.

Pada 2021, SKB Food miliki 969 outlet mitra waralaba yang tersebar di seluruh kota besar yang ada di Indonesia seperti DKI Jakarta, Bali, Bangka Belitung, Banten, Bengkulu, D.I.Y Yogyakarta, Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Lampung, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat.

Bagaimana pergerakan saham RAFI di hari pertama IPO? Di hari pertamanya melantai di bursa, saham RAFI langsung meroket dan mentok auto reject atas (ARA).

Berdasarkan data perdagangan RTI, emiten pengelola Kebab Baba Rafi ini sejak pembukaan perdagangan langsung menguat 34,92% ke level Rp 170 dari harga perdananya di Rp 126 per lembar saham.

Tercatat sebanyak 96,71 juta saham RAFI ditransaksikan senilai Rp 16,43 miliar. Adapun frekuensi transaksi dilakukan mencapai 5.614 kali.

Simak juga video 'Pendatang Baru di BEI, SKB Food akan Gunakan Kode Saham RAFI':

[Gambas:Video 20detik]



(hal/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT