ADVERTISEMENT

Thailand Dilanda Rentetan Ledakan, Bursa Sahamnya Langsung 'Kebakaran'

Dana Aditiasari - detikFinance
Kamis, 18 Agu 2022 10:43 WIB
Api kebakaran mobil . dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Ledakan dan Pembakaran (Foto: dikhy sasra/detikcom)
Jakarta -

Stock Exchange of Thailand (SET) atau indeks harga saham Thailand terpantau merah pagi ini merespons rentetan ledakan yang terjadi di Thailand selatan kemarin.

Mengutip data perdagangan SET, indeks SET terpantau turun 5,98 poin (0,36%) 1,633.74, 10 minit sejak perdagangan dibuka dengan volume perdagangan 2,3 miliar saham senilai 22,11 juta Baht.

Lajunya sedikit membaik pada pukul 10.28. Pelemahan yang terjadi menipis 0,85 poin (0,05%) ke posisi 1,638.87.

Sebelumnya, serangkaian aksi pembakaran dan ledakan terjadi di lebih dari selusin lokasi di wilayah Thailand selatan yang bergolak. Sedikitnya tujuh orang terluka dalam rentetan insiden tersebut.

Dilansir dari kantor berita AFP, Rabu (17/8/2022), para pejabat mengatakan sebagian besar lokasi yang menjadi target serangan itu adalah toko-toko serba ada di pom bensin, semuanya terletak di provinsi Pattani, Yala dan Narathiwat.

Konflik-konflik tingkat rendah telah terjadi di provinsi-provinsi paling selatan Thailand sejak 2004, ketika para gerilyawan di wilayah mayoritas Muslim itu berjuang untuk mendapatkan otonomi yang lebih besar. Menurut Deep South Watch, sebuah think tank lokal, lebih dari 7.000 orang telah tewas dan 13.500 lainnya terluka dalam konflik sejak Januari 2004 tersebut.

Simak juga Video: Horor Kebakaran di Klub Malam Thailand, 13 Orang Tewas

[Gambas:Video 20detik]



(dna/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT