updated
Pemerintah 'Todong' Telkom
Selasa, 27 Jun 2006 16:40 WIB
Jakarta - Untuk menggenjot setoran BUMN ke kas negara, pemerintah akan 'menodong' PT Telkom Tbk. Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini akan diminta membayar dividen di muka alias dividen interim tahun 2006. Sebesar Rp 0,5 triliun."Kami akan meminta Telkom membayar dividen interim tahun 2006. Interimnya kita masukkan Rp 0,5 triliun" kata Menkeu Sri Mulyani di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (27/6/2006).Namun tak semua BUMN 'ditodong'. Khusus untuk Pertamina, dividen interim tidak diminta karena BUMN 'minyak' itu menyanggupi untuk membayar PNBP Sumber Daya Alam sebesar Rp 16 triliun.Menanggapi hal itu, Sekretaris Menneg BUMN Said Didu mengatakan, dividen interim sebaiknya tidak ada. "Tidak perlu demi menjaga ketersediaan modal kerja BUMN," ujar Said.Namun demikian ia mengakui, secara keuangan Telkom memungkinkan membayar dividen karena kinerjanya cukup baik. "Tapi nanti akan diputuskan pada waktu yang tepat dan tujuan yang jelas," tandasnya.
(qom/)











































