Bukan Redenominasi, BI Beberkan Hilangnya Tiga Angka Nol di Uang Baru

ADVERTISEMENT

Bukan Redenominasi, BI Beberkan Hilangnya Tiga Angka Nol di Uang Baru

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 24 Agu 2022 16:20 WIB
Sadar tidak kalau uang rupiah baru 2022 ternyata ukurannya berbeda dengan uang kertas keluaran pada 2016. Ini penampakannya.
Foto: Aulia Damayanti
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) telah menerbitkan uang kertas tahun emisi (TE) 2022. Uang tersebut menggunakan teknologi baru untuk unsur pengamanan dan warna yang lebih bervariasi dibandingkan uang TE 2016.

Memang dalam uang tersebut jika diterawang, akan terlihat jumlah pecahan tanpa tiga angka nol di belakangnya. Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim menjelaskan jika itu tak terkait sama sekali dengan redenominasi.

"Tidak ada kaitan dengan redenominasi," kata dia saat dihubungi, Rabu (24/8/2022).

Dia menyebutkan saat ini rupiah memiliki unsur pengamanan yang tinggi. Apalagi untuk uang kertas TE 2022 unsur pengamanannya Electrotype yang merupakan varian dari tanda air atau yang lebih dikenal dengan watermark.

"Pada uang Rupiah TE sebelumnya, Electrotype berbentuk motif ornament khas Indonesia, sedangkan di TE 2022 electrotype berbentuk angka yang melambangkan nilai nominal. Jadi tiga angka nol (000) tidak dicantumkan dengan pertimbangan teknis dan untuk kemudahan identifikasi. Secara teknis karena masalah ruang yang terbatas dan untuk kemudahan identifikasi oleh masyarakat," jelas dia.

Marlison Menyebutkan jika untuk uang kertas TE 2022 ini selisih ukurannya diperbesar menjadi 5mm. Sehingga makin kecil nominal makin kecil ukurannya.

Pertimbangannya adalah BI mendapat masukan dari saudara di Pertuni agar lebih mudah mengenal jenis pecahan uang berdasarkan ukurannya.

"Walaupun sudah dibuat blind code atau pasangan garis di tepi uang yang terasa kasar dan dalam jika diraba. Ini juga untuk memudahkan kalangan tunanetra namun dirasa belum cukup," jelasnya.

Apalagi emisi sebelumnya ukuran uang selisih hanya 2mm, sehingga mereka sulit untuk membedakan antar pecahan dengan memperbesar selisih antar pecahan tersebut.

Selanjutnya ini juga sama dengan negara lain yaitu selisih ukurannya 5m dan jadi standar antar pecahan. "Tren di beberapa negara makin kecil pecahan, makin kecil ukurannya," jelas dia.

Marlison menyebutkan, uang baru yang diterbitkan ini lebih indah karena warna lebih kontras, gambar lebih tajam, ukuran lebih menarik atau mudah dibedakan.

Lalu aman karena menggunakan teknologi terkini pada unsur pengaman sehingga mudah dikenali dan menyulitkan pemalsuan. Selanjutnya tahan lama, karena tak mudah lusuh dan bahan yang digunakan lebih tebal dan coating untuk pecahan kecil.

Simak Video: Antusias Warga Medan Tukar Uang Baru Emisi 2022

[Gambas:Video 20detik]




(kil/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT