ADVERTISEMENT

Pegang Saham Apple US$ 1.000 Sejak IPO, Sekarang Cuan Rp 24 Miliar!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 08 Sep 2022 12:40 WIB
Apple Store
Foto: Reuters/Stephen Lam
Jakarta -

Apple baru saja meluncurkan sejumlah produk terbarunya antara lain iPhone 14, iPhone 14 Plus dan iPhone 14 Pro. Bagaimana gerak saham usai peluncuran produk ini?

Dikutip dari CNBC, Kamis (8/9/2022), saham Apple dibuka pada level US$ 154,83 per saham pada 7 September kemarin. Harga saham tersebut turun dibanding dengan penutupan perdagangan pada 1 September US$ 157,96 per saham.

Namun lain halnya jika investasi dilakukan pada setahun lalu. Berdasarkan hitungan CNBC, jika seseorang investasi US$ 1.000 atau sekitar Rp 14,9 juta (asumsi kurs Rp 14.900) maka investasi itu berkembang menjadi US$ 1.007 atau sekitar Rp 15 juta pada 6 September 2022.

Keuntungan semakin besar jika investasi semakin lama dilakukan. Jika US$ 1.000 itu dibelikan saham pada 5 tahun lalu maka uang itu akan berkembang menjadi US$ 3.916 atau nilainya hampir tiga kalilipat.

Lalu, jika US$ 1.000 ini diinvestasikan 1 dekade atau 10 tahun lalu maka akan menjadi US$ 6.665 atau naik hampir 540%.

Keuntungan semakin besar jika seseorang menginvestasikan US$ 1.000 ketika perusahaan itu pertama kali melantai di bursa. Saham Apple mulai diperdagangkan pada 12 Desember 1980 dengan harga US$ 22 per saham. Berdasarkan hitungan CNBC, uang US$ 1.000 itu akan berkembang menjadi US$ 1.635.847 pada 6 September atau Rp 24,37 miliar.

Apple telah menjadi perusahaan Amerika Serikat (AS) pertama yang bernilai US$ 3 triliun pada Januari 2022. Raksasa teknologi ini juga merupakan perusahaan AS pertama yang diperdagangkan secara publik dengan nilai US$ 1 triliun dan US$ 2 triliun.



Simak Video "iPhone 14 Series Sudah Mejeng di Situs Apple Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(acd/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT