ADVERTISEMENT

IHSG Dibuka Merosot, Intip Rekomendasi Saham yang Masih Bisa Cuan

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 14 Sep 2022 09:17 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berbalik arah. Setelah kemarin menguat, IHSG pagi ini dibuka di zona merah.

Dikutip dari data RTI, Rabu (14/9/2022), saat pembukaan IHSG tercatat melemah 79,82 poin atau 1,09% ke level 7.238.

Pada pre opening IHSG tercatat sudah turun 66 poin atau 0,91% ke level 7.251. Sementara itu indeks LQ45 juga turun 1,33% ke posisis 1.028.

Menurut riset NH Korindo Sekuritas spekulasi suku bunga The Fed naik 100 basis poin dan inflasi inti mendekati level 7% membuat indek Dow Jones turun 1.200 poin, seiring Risk-Off saham-saham teknologi yang sensitif pada kenaikan FFR. Inflasi inti adalah benchmark the Fed dalam menetapkan besaran FFR.

Sentimen negatif Hawkish agresif lanjutan, di tengah IHSG yang mencoba bertahan di level psikologis 7.300. Investor mencermati munculnya spekulasi kenaikan FFR September 100 basis poin pada FOMC meeting pekan depan. Kemarin, IHSG berhasil ditutup di atas level 7.300, setelah sebelumnya menyentuh level 7.345, catatkan transaksi senilai total Rp 16,5 triliun dengan investor asing Net Buy Rp 1,4 triliun. Di tengah sejumlah sentimen, NHKSI Research memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak Bullish, dengan Support: 7.280-7.240 dan Resistance: 7.345-7.355 / 7.500 / 7.600.

Sementara itu Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan beberapa saham di bawah ini:

  • Wismilak Internasional Makmur Tbk (Target Price: 790 - 820)
  • Ramayana Lestari Sentosa Tbk (Target Price: 630 - 650)
  • Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (Target Price: 7,950 - 8,200)


Simak Video "GoTo Akan IPO, Ini Kata Analis"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT