ADVERTISEMENT

Dolar AS Merajalela Tembus Rp 15.000, Ini Biang Keroknya!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Rabu, 21 Sep 2022 19:40 WIB
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah akhirnya tembus ke level Rp 15.000. Ini adalah pertama kalinya dolar AS menyentuh level tersebut pada tahun ini.
Dolar AS Merajalela Tembus Rp 15.000, Ini Biang Keroknya!/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pada penutupan hari ini menguat. Dolar AS berdasarkan data RTI tercatat pada level Rp 15.023.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengungkapkan mata uang rupiah ditutup melemah 13 poin walaupun sebelumnya sempat melemah 30 point dilevel Rp 14.997 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.983.

"Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 14.980-15.040," kata dia, Rabu (21/9/2022).

Ekonom dan Co-Founder & Dewan Pakar Institute of Social, Economics and Digital/ISED Ryan Kiryanto menjelaskan pergerakan dolar AS dipengaruhi oleh tensi geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang memanas ditambah perkiraan The Fed menaikkan FFR 75-100 bps yang membuat aset dalam dolar AS akan menguat drastis.

"Jadi orang melepas mata uang non dolar AS untuk beli dolar AS. Ini fenomena Super Strong US Dollar," kata dia.

Hampir Semua Mata Uang Asia Loyo

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI),Edi Susianto menjelaskan memang hampir semua mata uang negara berkembang di Asia melemah, termasuk rupiah. Menurut Edi pemicunya lebih karena antisipasi terhadap keputusan The Fed untuk Fed Fund Rate (FFR) yang akan diputuskan pada Rabu atau Rabu malam waktu Indonesia di mana pelaku pasar memperkirakan The Fed menaikkan cukup agresif yaitu 75 bps.

"Tentu hari ini kami masuk pasar dengan triple intervention-nya untuk memastikan jangan sampai terjadi pelemahan yang liar atau berlebihan," jelas dia.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT