ADVERTISEMENT

Dapat Kesempatan Buka Bursa AS, Luhut: Biasanya Eksekutif-Selebriti Dunia

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 22 Sep 2022 11:10 WIB
Menko Luhut buka perdagangan bursa saham AS-New York Stock Exchange
Menko Luhut buka perdagangan bursa saham AS-New York Stock Exchange/Foto: Tangkapan layar YouTube New York Stock Exchange
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berkesempatan untuk menekan bel pembukaan di New York Stock Exchange (NYSE).

Luhut mengungkapkan, hal itu adalah pengalaman yang tak terlupakan di sela kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) selama beberapa hari.

Ini adalah kali pertama Luhut menekan bel New York Stock Exchange (NYSE) tepat pada pukul 09.30 waktu New York bersama dengan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dan para delegasi.

"Biasanya mereka yang berdiri di atas podium penekanan bel ini adalah sosok eksekutif perusahaan atau bahkan selebriti ternama dunia, tapi kali ini kesempatan itu diberikan kepada seorang mantan prajurit lulusan lembah tidar yang mendapatkan kehormatan luar biasa," ujar Luhut dikutip dari akun Instagramnya, Kamis (22/9/2022).

Luhut mengungkapkan penekanan bel ini menandai dimulainya transaksi "stock market" dunia yang nilai perdagangannya kira-kira mencapai US$ 20 miliar setiap hari.

Dia mengungkapkan penekanan bel ini juga disaksikan setidaknya 170 juta pasang mata di seluruh dunia. Seremonial yang digelar tepat menghadap ke lantai perdagangan utama "big board" ini rutin diadakan oleh NYSE setidaknya sejak 1995.

Menurutnya selebrasi ini dilakukan untuk mengajak banyak perusahaan agar berlomba-lomba mencatatkan saham mereka di NYSE, atau sekedar untuk merayakan hari jadi perusahaan dan mempromosikan produk baru mereka.

"Tentunya dengan imbalan bahwa mereka akan diliput langsung oleh berbagai stasiun televisi yang langganan meliput secara langsung "The Opening Bell" , begitulah mereka menyebutnya disana," tambah Luhut.

Dia menambahkan tak tanggung-tanggung, diperkirakan nilai jual acara ini mencapai US$ 2,5 juta per tahunnya atau bahkan lebih.

Selain itu secara historis, menurutnya momen ini adalah ikon pembukaan dan penutupan perdagangan yang luar biasa sekaligus juga menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

"Saya juga berharap masyarakat Indonesia ikut merasakan kebanggaan karena hari ini dapat melihat bendera merah putih berkibar di sudut-sudut NYSE dan juga halaman depan kantor mereka yang megah ini. Semoga momentum ini menjadi tonggak kebangkitan perekonomian bangsa ini, dimana ke depannya akan banyak perusahaan Indonesia semakin diperhitungkan di pasar global," ujar dia.



Simak Video "Luhut Buka Suara Disebut 'Menteri Segala Urusan'"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT