Antam Turunkan Target Produksi Feronikel

Antam Turunkan Target Produksi Feronikel

- detikFinance
Kamis, 06 Jul 2006 17:59 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk kembali menurunkan target produksi feronikel-nya untuk tahun 2006 menjadi 13.000-16.000 ton dari target semula sebesar 19 ribu ton. Penurunan target ini terkait kebocoran di pabrik FeNi III sabtu, 1 Juli lalu."Perusahaan telah menerima informasi dari kontraktor turnkey, atau Engineering, Procurement and Construction (EPC) pabrik FeNi III bahwa telah terjadi kebocoran dari metal tap hole pabrik," kata Sekretaris Perusahaan Antam Ashur Wasif dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (6/7/2006).Dengan kebocoran ini operasi komersial FeNi III juga lebih molor lagi. Diperkirakan perbaikan kebocoran sendiri akan memakan waktu tiga bulan. Biaya perbaikan ini akan ditanggung Mitsui & Co. Ltd. dan Kawasaki Heavy Industries selaku kontraktor uji coba.Sebelumnya keterlambatan operasi komersial FeNi III disebabkan parameter pabrik belum memenuhi syarat untuk dilakukannya tes final. Setelah tes final sukses maka operasi komersial dimulai dan dapat dilakukan serah terima pabrik kepada Antam. Sabtu, 1 Juli lalu tes final itu tengah disiapkan dan kemudian terjadi kebocoran."Kami tentu sangat menyesalkan kejadian ini karena pabrik FeNi III telah dijalankan selama satu setengah bulan pada beban penuh," kata Direktur Utama Antam Dedi Aditya Sumanagara.Mestinya, lanjut Dedi, Antam akan memulai tes final dan operasi komersial pada awal bulan Juli ini. "Kami akan berupaya sekuat tenaga untuk meminimalkan kehilangan potensi pendapatan akibat penurunan produksi feronikel," tambahnya.Hingga akhir Juni 2006, Antam telah memproduksi feronikel sebanyak 6.860 ton. Perseroan berharap tingkat produksi pabrik FeNi I dan II akan mencapai 5.000 TNi dalam feronikel di semester kedua 2006."Tambahan produksi feronikel akan muncul pada saat pabrik FeNi III dapat kembali berjalan. Pada saat beban penuh, pabrik FeNi III dapat memproduksi feronikel sebesar 1.200 TNi dalam feronikel per bulan," tambah Aditya.Antam juga akan berupaya untuk melakukan outsource produksi feronikel dengan perusahaan lain serta upaya-upaya lain untuk mengurangi potensi kehilangan pendapatan. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads