Saham Perbankan Angkat IHSG 7 Poin
Jumat, 07 Jul 2006 16:30 WIB
Jakarta -
Saham-saham perbankan kembali menjadi idola pasca-penurunan BI rate 0,25 persen menjadi 12,25 persen. Apalagi penurunan BI rate berpotensi menggiring suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) ikut turun dari posisi saat ini 12,5 persen.Investor memburu saham-saham perbankan, karena penurunan suku bunga akan berdampak pada efisensi biaya dana (cost of fund) yang bisa meningkatkan kinerja perseroan.Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan, Jumat (7/7/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 7,884 poin (0,59%) pada level 1.347,905.Indeks LQ-45 naik 1,921 poin (0,65%) pada level 299,751 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,746 poin (0,31%) pada level 240,286.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 17.135 kali, pada volume 1,275 miliar unit saham, senilai Rp 1,297 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 60 saham naik, 39 saham turun dan 69 saham staganan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer, antara lain, Bank Danamon Indonesia (BDMN) naik Rp 150 menjadi Rp 4.300, Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 150 menjadi Rp 4.400, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 10 menjadi 1.720, dan Bank Niaga (BNGA) naik Rp 10 menjadi Rp 620.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 10.150, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.400, dan Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 4.425.
(ir/)










































