BUMN Singapura Pimpin Suntikan Modal Rp 600 M ke Startup China

ADVERTISEMENT

BUMN Singapura Pimpin Suntikan Modal Rp 600 M ke Startup China

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 27 Sep 2022 13:06 WIB
game online
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Jakarta -

Perusahaan investasi negara Singapura, Temasek, memimpin suntikan pendanaan senilai US$ 40 juta atau setara Rp 600 miliar (Rp 15.000/US$) di sebuah perusahaan rintisan China.

Menurut database bisnis Tianyancha yang dikutip dari CNBC, Selasa (27/9/2022), startup atau perusahaan rintisan tersebut adalah Well-Link Technologies yang terafiliasi dengan perusahaan teknologi Cina Xiaomi dan bintang game Cina miHoYo sebagai investor.

Kesepakatan senilai US$ 40 juta itu diumumkan pada hari Senin kemarin dan merupakan tahap awal atau putaran B2. Putaran pendanaan tahap awal tersebut dipimpin oleh Temasek dan melibatkan pemegang saham yang ada, yakni Future Capital dan CDH Venture and Growth Capital.

Hanya dalam tiga tahun, Well-Link Technologies yang berbasis di Beijing telah membangun bisnis di rendering cloud real-time, termasuk membantu miHoYo meluncurkan versi cloud dari game hit Genshin Impact.

Rendering Cloud menggunakan beberapa server di cloud diperlukan untuk membuat perhitungan yang diperlukan untuk membuat gambar seperti animasi dan film.

Dalam hal ini, cloud gaming membutuhkan kecepatan pemrosesan yang cepat karena bergantung pada server jarak jauh dan koneksi internet untuk menawarkan pengalaman bermain game yang lancar hanya dengan unduhan file kecil.

Misalnya, versi cloud dari Genshin Impact hanya 78,5 megabyte di App Store Apple di China, dibandingkan dengan versi non-cloud yang secara eksponensial lebih besar 3,7 gigabyte.

Melihat perannya yang sangat vital dalam industri game online, tak heran pendapatan perusahaan ini cepat melonjak.

Pendapatan melonjak

Well-Link mengklaim pendapatannya untuk masing-masing dari dua tahun terakhir telah tumbuh sebesar 400% atau lebih, dan langsung menempatkan perusahaan di jalur untuk pendapatan beberapa ratus juta yuan, setara dengan puluhan juta dolar AS atau beberapa ratus miliar rupiah.

CEO Guo Jianjun mengatakan kepada wartawan bahwa penilaian yang ditawarkan Temasek bukanlah yang tertinggi yang diterima startup. Namun dia mengatakan putaran pembiayaan terakhir adalah bagian dari rencana perusahaan untuk memperluas bisnisnya ke luar negeri.

Sulit untuk mengumpulkan dana selama pandemi, dan startup masih memiliki banyak uang, kata Guo. Namun dia menambahkan bahwa dia yakin dengan perkembangan Well-Link di masa depan dan ingin tetap berpegang pada rencana penggalangan dananya.

Salah satu langkah Well-Link selanjutnya adalah mendorong lebih banyak pengembang untuk membuat game yang berasal dari cloud.

Perusahaan juga mengeksplorasi bagaimana teknologi rendering cloud real-time dapat membantu pengembangan realitas virtual dan teknologi lain di masa depan.

(dna/ang)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT