Grup Salim Caplok Saham BUMI Lewat Private Placement, Segini Nilainya

ADVERTISEMENT

Grup Salim Caplok Saham BUMI Lewat Private Placement, Segini Nilainya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 07 Okt 2022 19:52 WIB
BINTAN ISLAND, INDONESIA - JULY 09: Anthony Salim poses during a portrait session on July 09, 2012 in Bintan Island, Indonesia. Anthony Salim or Liem Sien Hong, son of senior Indonesian businessman Sudono Salim or Liem Sioe Liong, is CEO of Salim Group and one of the 10 Most Influential Business Leaders in Indonesia and Asia. He was considered to be integral in the rebuilding of the Salim Groups business empire after it suffered a setback following the 1998 economic crisis. Before the economic crisis, Salim Group was the largest conglomerate in Indonesia with assets of U.S. $ 10 billion. Forbes magazine even named Liem Sioe Liong, founder of the Salim Group, as one of the richest people in the world. (Photo by Yuli Seperi/Getty Images)
Foto: Getty Images/Yuli Seperi: Anthoni Salim, Bos Grup Salim
Jakarta -

Salah satu perusahaan milik keluarga Bakrie, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan menerbitkan saham biasa seri C melalui skema tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement.

Dikutip dari informasi situs resmi BUMI, jumlah yang akan diterbitkan sebanyak 200 miliar saham biasa.

Perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Oktober 2022 dengan mata acara persetujuan aksi korporasi private placement dalam rangka perbaikan posisi keuangan.

Untuk harga ditetapkan Rp 120 per saham. Jadi nilai private placement ini akan mencapai sebesar-besarnya US$ 1,6 miliar atau setara dengan Rp 24,16 triliun (asumsi kurs Rp 15.100).

Dua perusahaan yang akan masuk adalah Mach Energy Limited (MEL) beralamat di Two Exchange Square lantai 24, 8 Connaught Place, Central Hong Kong dan Treasure Global Investments Limited (TGIL) beraamat di Enterprise Square, 9 Sheung Yuet Road, Kowloon Bay, Hong Kong.

Dalam keterbukaan disebutkan pemegang saham MEL adalah PT Bakrie Capital Indonesia (BCI) yang menguasai 42,5%. Lalu Clover Wide Limited dengan kepemilikan saham 15% dikuasai oleh Agoes Projosasmito. Selanjutnya Mach Energy (Singapore) dengan kepemilikan 42,5% yang dikendalikan oleh Anthoni Salim.

Sedangkan untuk TGIL 16,15% saham dikuasai PT Aswana Pinasthika yang dikendalikan oleh Agoes Projosasmito. Mach Energy (Singapore) Pte Ltd dengan kepemilikan saham 83,85% dikendalikan Anthony Salim.

Nantinya MEL akan mengambil 85% dari saham yang diterbitkan dengan skema PMTHMETD dan TGIL menyerap 15%.

Manajemen BUMI menyebutkan khusus pemodal yang merupakan entitas kelompok usaha Bakrie. "Pemodal memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan karena merupakan pihak terafiliasi dari pemegang saham pengendali," tulis keterangan tersebut.

(kil/hns)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT