Harga Minyak Melambung, Pasar Saham Tersandung

Harga Minyak Melambung, Pasar Saham Tersandung

- detikFinance
Jumat, 14 Jul 2006 09:41 WIB
Jakarta - Terus meroketnya harga minyak dunia yang melambung hingga US$ 76,85 per barel membuat investor saham kembali dilanda kecemasan. Pasar saham pun kembali tersandung.Pada pembukaan pasar pukul 09.31 JATS, Jumat (14/7/2006), Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung anjlok 20,179 poin (1,51%) ke level 1.313,850.Investor langsung melakukan penjualan besar-besaran saham unggulan seperti Telkom, Indosat, Astra Internasional, Antam dan PGN.Pelaku pasar khawatir harga minyak bakal terus naik dan menyentuh level US$ 80 per barel dalam waktu dekat ini, karena belum terselesaikannya masalah nuklir Iran.Bursa saham global yang sebelumnya mengantisipasi langkah kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ), harus buru-buru melepas sahamnya karena makin tidak terkendalinya harga minyak.Penurunan saham ini juga memgikuti anjloknya pasar uang yang pada Jumat pagi ini rupiah loyo 120 poin ke posisi 9.220 per dolar AS.Sementara pada penutupan Kamis kemarin (13/7/2006), IHSG melemah 11,838 poin (0,879%) ke level 1.334,029.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.BNI SecuritiesPenurunan indeks Kamis kemarin yang diikuti dengan nilai dan volume transaksi yang cukup besar mengindikasikan bahwa masih adanya tekanan jual, sehingga indeks berpotensi melemah lebih lanjut. Pelemahan nilai tukar rupiah serta potensi kenaikan harga minyak mentah dunia menyusul serangan meningkatnya eskalasi ketegangan di Timur Tengah, diperkirakan akan memberi tekanan terhadap pergerakan indeks Jakarta. Diperkirakan indeks bergerak pada kisaran 1.319-1.346. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads