Harga Minyak Tenggelamkan IHSG 30 Poin
Jumat, 14 Jul 2006 16:40 WIB
Jakarta - Pasar saham kembali dihantam sentimen negatif melonjaknya harga minyak dunia yang kini menyentuh US$ 78 per barel. Bursa global pun langsung keok.Pada penutupan akhir pekan Jumat (14/7/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tenggelam hingga 30,444 poin (2,28%) ke level 1.303,585. Mengikuti rontoknya bursa regional seperti Nikkei, STI Singapura, Hang Seng.Investor mengambil posisi jual karena melihat tren harga minyak yang terus melambung dan diperkirakan bakal segera menyentuh level US$ 80 per barel dalam waktu dekat. Hal ini akibat ketegangan di Timur Tengah pasca penyerbuan Israel ke Libanon, yang dikhawatirkan ikut menyeret negara-negara penghasil minyak seperti Iran terlibat.Sementara kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ) dari 0 persen menjadi 0,25 persen untuk mengakhiri kebijakan moneter super longgar di Jepang, yang ditunggu pelaku pasar tidak mampu mengalahkan sentimen negatif meroketnya harga minyak.Indeks LQ-45 turun 7,381 poin (2,5%) pada level 288,383 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 5,679 poin (2,4%) pada level 230,766.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 15.014 kali, pada volume 978,5 juta unit saham, senilai Rp 1,231 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, hanya 15 saham naik, sedangkan 107 saham turun dan 49 saham stagnan.Saham-saham yang anjlok harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 300 menjadi Rp 7.100, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 9.500, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 4.100, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 150 menjadi Rp 4125 dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 100 menjadi Rp 3.125.Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 1.000 menjadi Rp 21.300, Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 125 menjadi Rp 2.775 dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 50 menjadi Rp 9.650.
(ir/)











































