Gerak Saham Dibuntuti Harga Minyak
Senin, 17 Jul 2006 09:37 WIB
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih akan dibuntuti oleh tingginya harga minyak dunia. Pasar saham global makin kesulitan melawan sentimen negatif ini.Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.30 HATS, Senin (17/7/2006), IHSG jatuh 10,337 poin (0,793%) kembali dibawah level 1.300 yakni di posisi 1.293,248.Bursa Asia pada pagi ini seperti Nikkei, STI Singapura dan Han Seng juga kembali berada di jalur merah. Kecemasan investor internasional semakin menjadi-jadi karena melihat konflik di Timur Tengah yang diambang perang besar.Tingginya harga minyak yang kini di level US$ 78 per barel dikhawatirkan akan kembali menonjok perkeonomian global. Akibatnya, investor memilih untuk mengurangi spekulasi pada investasi portofolio seperti saham dan obligasi di negara berkembang.Pada penutupan Jumat pekan lalu (14/7/2006), IHSG terpuruk 30,444 poin (2,282%) ke level 1.303,585. Anjloknya indeks mengekor bursa global karena sentimen negatif lonjakan harga minyak.Berikut rekomendasi saham yang diterima detikcom dari perusahaan sekuritas. BNI SecuritiesPergerakan indeks Jakarta diperkirakan masih dipengaruhi oleh sentimen bursa global, nilai tukar rupiah, serta kondisi harga minyak mentah dunia. Level psikologis indeks di 1.300 berpotensi tertembus dan kemungkinan indeks akan menguji support level di 1.287. Kisaran pergerakan indeks diperkirakan berada pada level 1.283-1.314.
(ir/)











































