BI: Rupiah di Tempat yang Aman
Senin, 17 Jul 2006 12:11 WIB
Jakarta - Meski sempat terperosok akibat lonjakan harga minyak dunia, namun nilai tukar rupiah kini sudah berada di tempat yang aman. Bank Indonesia (BI) berharap rupiah terus stabil di level 9.200 per dolar AS."Rupiah kan berkisar sekitar itu-itu saja. Sekarang masih bertahan di Rp 9.200 (per dolar AS). Ya sekitar itu-itu saja. Kita berharap stabil terus di sekitar angka itu," harap Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.Ia menyampaikan hal itu usai mengikuti acara peluncuran perdana ORI001 di Aula Dhanapala Depkeu, Jalan Senen Raya, Jakarta, Senin (17/7/2006).Namun Burhanuddin mengakui bahwa lonjakan harga minyak akan mempengaruhi kondisi moneter Indonesia terutama dari sisi ekspektasi. "Mempengaruhi jittery pasar sehingga pasar memberi respons dalam jangka pendek yang tidak favourable," jelasnya. Akibatnya, rupiah pun sempat tertekan mengalami depresiasi. "Tapi kemudian pasar malihat bahwa jittery itu atau uneasiness itu dari pasar bisa kembali ke tempat semula. Jadi rupiah berada di tempatnya yang aman," tandas Burhanuddin.
(qom/)











































