Indonesia Air Transport Tawarkan Harga Saham IPO Rp 130-150
Selasa, 18 Jul 2006 12:30 WIB
Jakarta - Anak usaha Bimantara, Indonesia Air Transport (IAT) akan menawarkan harga saham yang cukup murah saat IPO. IAT ingin menciptakan patokan atau benchmark yang positif bagi investor selaku perusahaan penyewaan pesawat yang pertama."Kita ingin menciptakan benchmark yang positif. Jadi harga yang ditawarkan murah sekitar Rp 130-150 per saham. PE-nya sekitar 6," kata Dirut Bimantara Citra Hary Tanoesoedibjo di kantor Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (18/7/2006).IAT berharap meraup dana Rp 60 miliar dari pelepasan 20,19 persen saham baru. Dana itu rencananya akan digunakan untuk pengembangan perusahaan."Pesawat IAT biasanya disewakan ke perusahaan mining. Karena bisnis terus berkembang, kita perlu penambahan pesawat. Jadi dananya untuk beli pesawat baru," ujar Hary.Prospektus pendahuluan IPO sudah diterbitkan dan diharapkan prosesnya selesai dalam 2 bulan ke depan.IPO Mobile-8Dalam kesempatan itu, Hary juga mengatakan bahwa IPO untuk Mobile-8 saat ini masih dalam proses. Diperkirakan mobile-8 sudah siap menjadi perusahaan publik pada akhir kuartal III sampai awal kuartal IV. "Mobile-8 mungkin sekitar September atau Oktober," ungkap Hary.Sementara untuk IPO Media Nusantara Citra (MNC), menurut Hary hingga saat ini belum direncanakan mengingat MNC belum memerlukan masuknya modal dari IPO. "MNC tidak tahun ini, kita masih belum perlu (dana)," tandas Hary.
(qom/)











































