Pasar Saham Kembali Menggeliat
Kamis, 20 Jul 2006 09:44 WIB
Jakarta -
Pasar saham global kembali bersemangat setelah harga minyak mulai sedikit mereda di level US$ 74 per barel dan sinyal dari The Fed yang tidak akan menaikkan suku bunga lagi.The Fed mengatakan akan mengakhiri kebijakan kenaikan suku bunga yang telah dilakukan 17 kali berturut-turut sejak Juni 2004, karena pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS yang moderat.Bursa saham wall street langsung merespons positif pernyataan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke's tersebut. Tidak ketinggalan bursa di kawasan Asia juga ikut kembali bergairah.Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.35 JATS, Kamis (20/7/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung meroket 21,877 poin (1,7%) ke level 1.302,373.Investor menilai pernyataan The Fed akan memberikan peluang kepada Bank Indonesia (BI), untuk melanjutkan kebijakan penurunan suku bunga yang akan memicu pergerakan ekonomi nasional.Pelaku pasar kembali percaya diri untuk mengakumulasi saham-saham blue chip seperti Telkom, PGN dan Astra Internasional, yang beberapa hari terakhir sempat dijauhi.Pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin, (19/7/2006), IHSG melemah 5,554 poin (0,432%) ke level 1.280,496.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































