Pakuwon Konversi Utang Obligasi Ke Saham

Pakuwon Konversi Utang Obligasi Ke Saham

- detikFinance
Jumat, 21 Jul 2006 14:20 WIB
Jakarta - Perusahaan properti, PT Pakuwon Jati Tbk akan merestrukturisasi utang obligasinya sebesar US$ 96,83 juta. Perseroan akan melakukan konversi utang obligasi seri A,B,D dan E ke saham sebesar US$ 49,278 juta.Untuk konversi saham ini, perseroan akan menerbitkan saham dalam portepel sebanyak 911.643.000 unit saham senilai Rp 455,82 miliar. Dengan demikian sisa utang obligasi perseroan seri A dan B tinggal US$ 40 juta."Dengan restrukturisasi ini, perseroan mengharapkan bisa memperbaiki struktur permodalan perseroan dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk ekspansi usaha," kata Direktur Pakuwon Jati Omar Ishananto dalam proposal restrukturisasi utang yang disampaikan ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (21/7/2006)Komposisi kepemilikan saham pasca restrukturisasi menjadi Pakuwon Artha Niaga 14,81 persen, Pakuwon Trijaya 1,6 persen, Standard Merchant Bank 6,99 persen, Burgami Investments Ltd 21,25 persen, Concord Media Investment 7,22 persen, BSL Investments 22,18 persen.Selain itu, Sino Connect Investments 6,71 persen, Oakhill Capital 5,20 persen, Modern Dragon Ltd 2,07 persen, Nobhill Capital 0,82 persen, Continental Capital 0,62 persen, Bank Panin dan BRI memiliki masing-masing sebesar 0,28 persen dan 0,19 persen.Sementara, kepemilikan saham publik juga turun menjadi 10,19 persen dari sebelumnya sebesar 24,86 persen.Sisa utang obligasi yang tidak dikonversi sebesar US$ 40 juta ini akan dibayar lunas. Namun, pembayaran utang ini dilakukan bila perseroan memperoleh refinancing."Bila tidak memperoleh refinancing, maka obligasi akan dibayar dalam jangka waktu dua tahun sebesar US$ 5 juta setiap kuartal sejak Oktober 2006 hingga Oktober 2008," katanya.Sedangkan sisa utang obligasi seri C dan F senilai US$ 10,89 juta akan tetap diangsur sesuai dengan persetujuan restrukturisasi yang ditandatangani pada 25 Oktober 2005. Dengan angsuran sebesar US$ 183 ribu per kuartal untuk seri C dan sebesar US$ 140 ribu per kuartal untuk seri F."Pembayaran setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November hingga tahun 2011," katanya.Proposal restrukturisasi utang perseroan ini akan dimintakan persetujuan para pemegang saham dalam RUPSLB pada 24 Juli 2006. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads