Investor Pasar Modal RI Didominasi Tamatan SMA ke Bawah, Aset Rp 200 T Lebih

ADVERTISEMENT

Investor Pasar Modal RI Didominasi Tamatan SMA ke Bawah, Aset Rp 200 T Lebih

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Senin, 21 Nov 2022 11:40 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Ilustrasi/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Jumlah investor pasar modal Indonesia bertambah signifikan dibandingkan 2021. Berdasarkan data KSEI per3 November 2022, jumlah investor pasar modal yang mengacu pada Single Investor Identification (SID) telah mencapai 10.000.628 atau naik 33,53% dari 7.489.337 di akhir 2021.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Komunikasi dan Edukasi Rasmi M. Ramyakim menambahkan, berdasarkan data KSEI per 3 November 2022, investor pasar modal didominasi oleh investor berusia di bawah 30 tahun. Jumlahnya mencapai lebih dari 59% dengan nilai aset lebih dari Rp 54 triliun.

Sementara jika dilihat dari pendidikan, investor dengan pendidikan terakhir SMU atau di bawahnya mencapai lebih dari 60% dengan nilai aset lebih dari Rp 200 triliun.

Data demografi memperlihatkan terjadi kenaikan persentase investor pasar modal di beberapa daerah. Di Pulau Kalimantan kenaikannya hampir 36% dengan nilai aset +/- Rp 60 triliun, serta Pulau Sumatra dengan kenaikan lebih dari 35% dan nilai aset sebesar +/- Rp 98 triliun.

Lebih lanjut Rasmi menyampaikan, selain karena sinergi yang baik antara Self Regulatory Organization (SRO) dan para pelaku pasar modal, penambahan jumlah investor lokal dikarenakan adanya kemudahan pembukaan rekening secara online yang sangat membantu masyarakat untuk menjadi investor di pasar modal.

Pengembangan infrastruktur perlindungan investor KSEI Seperti AKSES untuk pemantauan portofolio investasi serta EASY untuk penyelenggaraan RUPS online semakin memudahkan investor untuk melakukan aktivitas di pasar modal Indonesia.

Adapun komposisi jumlah investor lokal saat ini tercatat sebesar 99,78%. Sedangkan industri reksa dana menjadi penyumbang jumlah investor terbesar di pasar modal dan memperlihatkan tren peningkatan signifikan yaitu 36,04% menjadi 9,3 juta investor.

Reksadana pasar uang merupakan reksa dana dengan jumlah investor terbanyak yaitu sebesar 2,47 juta, diikuti oleh reksadana pendapatan tetap dengan jumlah investor sebesar 934 ribu.

Kemudahan dalam melakukan transaksi merupakan dampak dari peningkatan transaksi dan pertumbuhan investor reksa dana.

Dominasi investor lokal juga terlihat pada kepemilikan investor lokal di tiap jenis instrumen investasi pasar modal, baik saham maupun surat berharga lainnya yang tercatat pada sistem KSEI.

Saham sektor keuangan menempati posisi teratas dari sisi jumlah investor yaitu sebesar 939 ribu, diikuti oleh sektor infrastruktur yang dimiliki oleh 750 ribu.

(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT