Peringkat Obligasi Pembangunan Perumahan Merosot
Senin, 24 Jul 2006 14:12 WIB
Jakarta - Perusahaan pemeringkat efek, Kasnic Credit Rating Indonesia, menurunkan peringkat obligasi II PT Pembangunan Perumahan (PP) Seri A senilai Rp 250 miliar.Peringkat obligasi PP turun dari BBB+ dengan outlook stabil menjadi BBB dengan outlook negatif. "Penurunan ini mencerminkan risiko penyelesaian dalam proyek Kapas Krampung Commercial Center (KKCC) dan proteksi arus kas perusahaan," kata analis Kasnic, Briliana S. Wardhani dalam siaran pers, Senin (24/7/2006).Namun masih terdapat faktor pendukung untuk PP meningkatkan lagi peringkatnya, yakni masih tingginya pertumbuhan industri konstruksi dan posisi pasar perusahaan yang masih relatif kuat.Kasnic menilai kemampuan perusahaan untuk mengelola utangnya harus diperkuat ketika gearing ratio-nya meningkat diatas dua kali selama 2004-2005, sebagai akibat penerbitan Medium Term Note (MTN) dan obligasi pada tahun 2004. Meskipun posisi likuiditas Perusahaan relatif stabil selama lima tahun terakhir, namun terjadi sedikit penurunan rasio likuiditas pada dua tahun terakhir, akibat peningkatan utang dagang ke supplier dan kontraktor. "Namun demikian, bila kita bandingkan dengan pesaingnya, posisi likuiditas perusahaan masih berada pada rata-rata pesaingnya," kata Briliana. Analisa sensitivitas yang dilakukan KASNIC pada arus kas PP, menunjukan bahwa pemenuhan pembayaran kewajiban pokok perusahaan dapat dilakukan diantaranya melalui strategi refinancing. Selain itu, sebenarnya kemampuan perusahaan untuk membayar pokok Obligasi II Seri A, juga tergantung dari kemampuan PP untuk mengelola dan melaksanakan pembangunan dan penyelesaian proyek KKCC, sehingga KASNIC perlu secara ketat memonitor progres penyelesaiannya. Laporan pelaksanaan proyek menunjukkan bahwa sepanjang Februari-November 2005, terjadi keterlambatan penyelesaian proyek, namun pada bulan Desember 2005 perusahaan dapat mulai memenuhi target. PP adalah perusahaan konstruksi BUMN yang didirikan pada 26 Agustus 1953. Bisnis utama perusahaan adalah jasa konstruksi yang meliputi bangunan, irigasi, pelabuhan, jalan dan jembatan, waduk serta pembangkit listrik. Perusahaan juga bergerak dalam bidang penyewaan properti dan pengembangan real estate.
(ir/)











































