Saham Perkebunan Angkat IHSG 4,6 Poin
Selasa, 25 Jul 2006 16:22 WIB
Jakarta - Transaksi saham di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) dimeriahi oleh naiknya saham-saham perkebunan. Bursa global yang menghijau juga memberikan sentimen positif.Pada penutupan perdagangan saham Selasa (25/7/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,625 poin (0,35%) pada level 1.307,775.Kenaikan indeks yang dimotori oleh saham perkebunan ini karena prediksi harga minyak sawit mentah (CPO) dunia akan melonjak. Hal ini terkait dengan maraknya pengembangan energi alternatif (biofuel) dari CPO di di seluruh dunia.Indeks LQ-45 naik 0,867 poin (0,3%) pada level 289,151 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,644 poin (0,28%) pada level 233,243.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 16.482 kali, pada volume 1,715 miliar unit saham, senilai Rp 1,616 triliun. Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 56 saham naik, 46 saham turun dan 74 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 400 menjadi Rp 4.750, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 400 menjadi Rp 8.050, dan Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 30 menjadi Rp 1.100.Sedangkan saham yang baru listing perdana hari ini yaitu PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) memberikan gain 7,25 persen dengan naik Rp 25 menjadi Rp 370.Sementara saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.350, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 20 menjadi Rp 1.630 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 770.
(ir/)











































