Laba Bersih Bank Danamon Turun 57%

Semester I-2006

Laba Bersih Bank Danamon Turun 57%

- detikFinance
Selasa, 25 Jul 2006 17:42 WIB
Jakarta - Laba bersih PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) pada semester I-2006 turun 57 persen menjadi Rp 113,6 miliar dibandingkan semester I-2005 yang sebesar Rp 261,9 miliar.Dengan demikian laba bersih per saham atau earning per share (EPS) juga turun 57 persen dari Rp 261,9 menjadi Rp 113,6 per saham.Penurunan laba bersih ini, karena tidak adanya pendapatan tidak rutin (non recuring income) di semester I-2006, seperti penjualan obligasi yang dilakukan pada semester I-2005."Tahun 2005 kita ada non recuring income sebesar Rp 615 miliar yang tidak ada pada tahun ini. Kalau tanpa itu laba bersih kita turun hanya 10 persen," kata Direktur Keuangan Bank Danamon, Vera Eve Liem, dalan paparan kinerja Bank Danamon di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/7/2006). Walaupun mengalami penurunan laba bersih drastis, perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 15 persen menjadi Rp 2,618 triliun, dibanding semester I-2005 sebesar Rp 2,267 triliun.Sepanjang semester I-2006, pertumbuhan kredit mencatat kenaikan 6 persen atau Rp 2 triliun menjadi Rp 38,625 triliun.Sementara sampai akhir tahun 2006, kredit diharapkan tumbuh 20 persen dari tahun 2005 atau naik Rp 8 triliun.Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 15 persen menjadi Rp 51,727 triliun dibanding semester I-2005 sebesar Rp 44,786 triliun.Kinerja rasio kecukupam modal (CAR) mencapai 22,9 persen atau turun 0,6 persen dari semula 23,5 persen. LDR sebesar 75,6 persen turun 1,8 persen dari semula 77,4 persen. Serta NPL gross 3,6 persen naik 0,9 pesen dari semula 2,7 persen.Meski kondisi suku bunga masih tinggi dan perbankan sulit melakukan ekspansi kredit, Bank Danamon belum akan mengubah target tahun 2006."Kami optimistis karena kuartal I-2006, pertumbuhan kita flat, di kuartal II kredit tumbuh 6 persen. Jadi kita optimistis kedepannya bisa tumbuh sepanjang tahun 20 persen," kata Wadirut Bank Danamon Jery Ng.Dengan target tersebut, Vera juga mengatakan, Bank Danamon masih akan mengejar penyerapan kredit sebesar Rp 5-6 triliun di semester kedua.Terkait dengan ekspektasi penurunan suku bunga, menurut Vera, hal itu lebih banyak berpengaruh positif pada pasar. Meksi demikian, Vera mengakui, penurunan suku bunga akan ikut mendongkrak pendapatan bunga bersih Bank Danamon. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads