Dolar AS Ngamuk, Belanja Online dari Luar Negeri Kursnya Tembus Rp 16.000!

ADVERTISEMENT

Dolar AS Ngamuk, Belanja Online dari Luar Negeri Kursnya Tembus Rp 16.000!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 28 Nov 2022 16:05 WIB
Ilustrasi Belanja Online
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

Dolar AS hari ini terus mengalami penguatan. Hal ini menekan mata uang garuda ke posisi Rp 15.730 per dolar AS.

Penguatan ini disebut karena menipisnya pasokan dolar AS yang ada di Indonesia karena gonjang-ganjing ekonomi di AS.

Dari penelusuran detikcom di beberapa e-commerce luar negeri seperti Aliexpress yang merupakan grup dari raksasa e-commerce Alibaba penjualan sudah menggunakan patokan Rp 16.018 per dolar AS.

Memang di Aliexpress ini bisa menentukan jenis mata uang apa yang digunakan untuk alat pembayaran.

Dalam riset yang disusun Morgan Stanley, dilaporkan bahwa AS tengah menghadapi tantang inflasi. Ada kekhawatiran inflasi akan mengakibatkan lesunya permintaan publik.

"Jika AS terus mengalami Inflasi, Federal Bank akan mengencangkan siklus ekonomi dan dapat berimbas kepada menguatnya dolar AS. Kuatnya dolar AS juga dapat memperpanjang periode kenaikan bunga di Asia dan menarik pertumbuhan ekonomi China," bunyi laporan tersebut.

(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT