Kenaikan Rating Utang Angkat IHSG 5 Poin
Rabu, 26 Jul 2006 16:27 WIB
Jakarta - Kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) memberikan angin segar di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pada penutupan perdagangan, Rabu (26/7/2006), Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) naik 5,055 poin (0,39%) pada level 1.312,830.S&P menaikkan peringkat utang jangka panjang Indonesia dalam valas dari B+ menjadi BB-. Sementara utang jangka panjang dalam mata uang lokal naik dari BB menjadi BB+.Untuk peringkat utang jangka pendek tetap B, dengan outlook stabil.S&P menjelaskan, kenaikan peringkat itu merefleksikan meningkatnya performa fiskal dan eksternal Indonesia yang terlihat dari menurunnya jumlah utang. Sementara saham-saham perkebunan seperti Astra Agro dan London Sumatra kembali naik karena sentimen bakal naiknya harga CPO dunia. Indeks LQ-45 naik 1,309 poin (0,45%) pada level 290,460 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,387 poin (59%) pada level 234,630.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 14.285 kali, pada volume 865 juta unit saham, senilai Rp 1,029 triliun.Dari seluruh saham yang aktif diperdagangkan, sebanyak 61 saham naik, 39 saham turun dan 67 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 700 menjadi Rp 8.750, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 300 menjadi Rp 11.600, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 150 menjadi Rp 4.900, Astra Internasional (ASII) naik Rp 100 menjadi Rp 9.350, dan PP London Sumatra (LSIP) naik Rp 100 menjadi Rp 4.850.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 100 menjadi Rp 3.975, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 50 menjadi Rp 3.900 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.975.
(ir/)











































