Mayoritas Bursa Asia Menguat, IHSG 'Ketularan' Mantul ke 7.028

ADVERTISEMENT

Mayoritas Bursa Asia Menguat, IHSG 'Ketularan' Mantul ke 7.028

Tim detikcom - detikFinance
Senin, 05 Des 2022 09:11 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan di BEI Jumat (19/11). IHSG berada pada level 6.720,26.
Mayoritas Bursa Asia Menguat, IHSG 'Ketularan' Mantul ke 7.028/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah. IHSG langsung turun 5 poin (0,08%) ke 7.013.

Dikutip dari data RTI, Senin (5/12/2022), IHSG berada di level tertingginya pada 7.028 dan terendahnya 6.991. Sebanyak 199 saham naik, 150 turun, dan 215 stagnan.

IHSG kemudian berbalik menguat 5,5 poin (0,10%) ke 7.026 tak lama setelah pembukaan perdagangan.

Sedangkan pada pembukaan perdagangan Jumat lalu, IHSG turun 16 poin (0,24%) ke 7.004. IHSG berada di level tertingginya pada 7.021 dan terendahnya 6.977 pada pembukaan perdagangan kala itu.

Pergerakan Bursa Asia:

  • Nikkei melemah 402 poin ke 27.823
  • Hang Seng menguat 33 poin ke 19.286
  • Shanghai bertambah 33 poin ke 3.189
  • Strait Times naik 17 poin ke 3.276

Rekomendasi Saham Ajaib Sekuritas

MAPI
Buy: 1.475
TP: 1.520
Stop loss: 1.400

Bergerak dalam fase uptrend, stochastic goldencross di area netral, MACD bar histogram dan line bergerak pada momentum positif. Kinerja MAPI hingga kuartal III-2022 mencatat perolehan laba bersih yang tumbuh menjadi Rp 1,50 triliun dibanding periode sebelumnya yang masih mencatat rugi bersih sebesar Rp 83,4 miliar.

MAPI berpotensi mencatat peningkatan pendapatan pada akhir tahun didorong oleh hari raya natal dan akhir tahun yang secara historical mampu mencatat kenaikan pendapatan. Kenaikan upah minimum pada tahun 2023 mendatang serta tingkat inflasi yang mulai melambat menjadi katalis positif untuk emiten ritel seperti MAPI.

PNLF
Buy: 482
TP: 498
Stop loss: 458

Bullish engulfing candle, volume naik, stochastic golden cross dan MACD bar histogram dalam momentum positif. Indikasi peluang rebound secara teknikal.

Kinerja PNLF per September 2022 mampu meningkatkan laba bersih menjadi Rp 1,38 triliun, tumbuh dibanding periode sebelumnya yang tercatat Rp 1,33 triliun. Rasio PNLF membaik dimana DER (utang terhadap modal) PNLF tercatat rendah pada 16%. Kenaikan suku bunga acuan dalam negeri menjadi katalis positif untuk PNLF.

ENRG
Buy: 356
TP: 368
Stop loss: 342

Break resistance MA 20 pada level 352, bergerak uptrend jangka pendek, volume stabil dan stochastic up, indikasi melanjutkan tren penguatan. Kinerja ENRG hingga kuartal III-2022 mencatat peningkatan laba bersih 138% YoY menjadi US$ 44 juta.

Total produksi minyak dan gas ENRG pada periode September 2022 juga tercatat meningkat dengan rata-rata produksi minyak sebesar 5.148 BOPD, naik dibanding sebelumnya yang mencapai 4.695 BOPD. Berpotensi memiliki kekuatan pendapatan yang tetap tumbuh berkat kenaikan harga minyak di pasar komoditas global yang masih tinggi.

Nah, itu pergerakan IHSG pagi ini di awal pembukaan perdagangan.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT