Ada Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Bandung, Nasib Rupiah Gimana?

ADVERTISEMENT

Ada Bom Bunuh Diri di Astana Anyar Bandung, Nasib Rupiah Gimana?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Rabu, 07 Des 2022 10:43 WIB
Ilustrasi kurs dolar rupiah
Rupiah Menguat di Tengah Peristiwa Bom Bunuh di Polsek Astana Anyar, Bandung/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini mengalami penguatan di tengah insiden bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung. Per pukul 10.30 WIB, dolar AS terpantau ditekan rupiah hingga ke level Rp 15.543.

Mengutip data RTI, Rabu (7/12/2022), dolar AS hingga berita ini ditulis bergerak di rentang Rp 15.528-15.624. Saat ini rupiah terpantau menguat 83 poin atau 0,53% di level Rp 15.541.

Adapun nilai tukar dolar AS terhadap rupiah terpantau melemah dalam sepekan terakhir. Selama sepekan, rupiah tercatat menguat 1,2% terhadap mata uang Paman Sam. Sedangkan jika dibandingkan dari awal tahun, rupiah masih tertekan 8,99% atau bergerak di rentang Rp 14.189-15.760.

Rupiah sendiri pagi ini terpantau menguat terhadap mayoritas mata uang lainnya meski ada peristiwa bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung. Rupiah pagi ini paling kuat menekan ringgit Malaysia, dolar Hong Kong, dan dolar Taiwan.

Sedangkan dolar AS selain terhadap rupiah, juga melemah terhadap yuan China dan dolar Selandia Baru. Penguatan dolar AS terpantau terhadap dolar Hong Kong, dolar Taiwan, dan baht Thailand pagi ini.

Penguatan rupiah kontras dengan pelemahan IHSG pagi ini. IHSG pagi ini dibuka melemah hingga 0,6% berbarengan dengan peristiwa bom bunuh diri di Astana Anyar, Bandung. Suara ledakan terdengar dari arah Kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung. Ditemukan potongan badan manusia usai terjadinya ledakan.

Lihat video 'Kepanikan Warga Saat Ledakan di Polsek Astana Anyar Bandung':

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT