Terkuak! Investor Jumbo Cabut Bikin Saham GOTO Ambyar

ADVERTISEMENT

Terkuak! Investor Jumbo Cabut Bikin Saham GOTO Ambyar

Aulia Damayanti - detikFinance
Kamis, 08 Des 2022 16:38 WIB
Logo GoTo
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mengalami penurunan hingga batas paling bawah dalam sehari atau auto reject bawah (ARB). Bahkan ARB terjadi pada saham GOTO hingga 6 kali perdagangan berturut-turut.

Bos besar GOTO mengungkap, hal itu salah satunya disebabkan adalah banyak investor besar yang menjual kepemilikannya. Proses penjualan saham ini dilakukan setelah periode lockup atau penguncian saham dibuka pada 30 November 2022 kemarin.

"Dengan berakhirnya lockup, jumlah saham yang beredar di pasar yang mengakibatkan peningkatan transaksi jual beli saham. Hal ini dapat dikarenakan oleh beberapa hal, antara lain, investor awal yang masuk di harga lebih rendah yang merealisasikan keuntungan," kata Presiden PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), Patrick Cao dalam public expose GOTO secara virtual, Kamis (8/12/2022).

"Berakhirnya masa investasi untuk investor finansial, dan keutuhan likuiditas di akhir tahun untuk kebutuhan likuiditas lainnya," lanjutnya.

Selain itu, anjloknya saham GOTO juga disebut karena ketidakpastian kondisi ekonomi hingga persaingan. Sejumlah faktor itu dianggap merupakan penyebab di luar kendali perusahaan.

"Fluktuasi harga saham sama seperti saham perusahaan publik lainnya, merupakan mekanisme pasar yang dipengaruhi berbagai faktor, tidak terbatas kondisi makro ekonomi, pasar modal, kondisi, persaingan, dan kinerja perusahaan," tuturnya.

"Banyak hal variable ini merupakan di luar kontrol dan pengetahuan perusahaan," lanjutnya.

Patrick memastikan perusahaan tetap akan fokus mendorong kinerja perusahaan melalui produk-produk perseroan. Kemudian, efisiensi juga akan dilakukan untuk mempercepat perusahaan mendapatkan profit atau laba meningkat.

"Perusahaan terus fokus untuk mendorong pertumbuhan prospek produk yang berkelanjutan, meningkatkan keterlibatan dari pengguna berkualitas, dan meningkatkan efisiensi untuk mempercepat jalur kami menuju profitabilitas," pungkasnya.

(ada/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT