Iklan Indosiar Merosot, SCTV Naik Tipis
Senin, 31 Jul 2006 12:56 WIB
Jakarta - Munculnya perusahaan TV baru telah membuat kompetisi di industri ini makin ketat, yang membuat perolehan iklan pun semakin sulit.Televisi papan atas pun seperti Indosiar dan Surya Citra Televisi (SCTV) harus berjuang keras memperoleh iklan pada semester I-2006 ini.Bahkan pendapatan iklan PT Indosiar Visual Mandiri (Indosiar) yang selama beberapa tahun menempati posisi dua atau tiga setelah RCTI dan SCTV, pada semester I-2006 ini harus kehilangan pendapatan iklan hingga 35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.Sementara SCTV meski mengalami kenaikan iklan tidak begitu besar, perseroan mampu mempertahankan pertumbuhan iklannya di area positif sebesar 5,8 persen.Demikian hasil kinerja keuangan Indosiar dan SCTV pada semester I-2006 yang dipublikasikan Senin (31/7/2006).IndosiarPerolehan iklan Indosiar yang bernaung dibawah PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) pada paruh pertama 2006 hanya mencapai Rp 293,795 miliar, atau turun 35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 452,560 miliar.Akibat tergerusnya pendapatan ini, laba usaha Indosiar menjadi negatif Rp 115,045 miliar, dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencetak angka positif Rp 74,414 miliar.Kondisi ini telah membuat Indosiar mengalami rugi bersih hingga Rp 123,138 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mencetak laba bersih Rp 12,713 miliar.Total aset Indosiar per semester I-2006 mencapai Rp 1,564 triliun yang turun 3,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,620 triliun.SCTVSementara pendapatan iklan SCTV dengan induk perusahaan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) pada semester I-2006 sebesar Rp 561,919 miliar, atau naik tipis 5,8 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 530,817 miliar.Namun laba usaha turun 24,6 persen menjadi Rp 90,827 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 120,463 miliar.Penurunan laba usaha ini akibat tingginya beban usaha seperti naiknya biaya program penyiaran dari Rp 267,089 miliar menjadi Rp 327,750 miliar.Laba bersih pun ikut anjlok 59,34 persen menjadi Rp 19,291 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 47,445 miliar.Total aset SCMA per semester I-2006 mencapai Rp 1,926 triliun yang turun 5,7 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,043 triliun.
(ir/)











































