Menkeu Prihatin Banyak Laporan Keuangan Perusahaan 'Bunglon'
Senin, 31 Jul 2006 14:49 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani merasa prihatin banyak perusahaan melakukan kecurangan dengan membuat laporan keuangan 'bunglon'. Mereka memberikan laporan keuangan yang berbeda untuk bank, Bapepam dan kantor pajak."Kenapa mereka bisa memberikan laporan yang berbeda. Ooo... karena aparat saya bisa di-bribe (suap). Pakai yang bagus ke perbankan dan Bapepam karena supaya perusahaan itu bisa go public," cetus Sri Mulyani.Kritikan itu disampaikan Sri Mulyani dalam acara Indonesia Investment Forum I di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (31/7/2006).Menurut Sri Mulyani, pemerintah sangat bodoh jika membiarkan hal itu terjadi. Sebab dua instansi terahir yakni Bapepam dan Ditjen Pajak berada di bawah Depkeu."Terus yang disebut Kantor Akuntan Publik yang mengaudit mereka, kenapa mereka bisa mengeluarkan laporan keuangan yang tidak sama," tandasnya.
(qom/)











































