Antam Targetkan Penjualan Nikel Akhir Tahun 13 Ribu Ton
Senin, 31 Jul 2006 18:59 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) memproyeksikan penjualan nikel hingga akhir tahun 2006 ini mencapai 13 ribu ton. Angka ini lebih tinggi dibanding akhir tahun lalu yang sebesar 7,4 ribu ton. Peningkatan itu berasal dari tambahan produksi Feni III yang sempat beroperasi.Target produksi perseroan tahun ini juga diperkirakan mencapai 13-16 ribu ton. Target ini lebih kecil dari target awal sebesar 19 ribu ton seiring dengan adanya kebocoran dari metal tap hole pabrik yang menyebabkan pabri Feni III harus ditutup sementara untuk perbaikan selama 3 bulan.Demikian disampaikan Direktur Utama Antam Dedi Aditya Sumanagara dalam Indonesia Investor Forum di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (31/7/2006).Dedi juga mengatakan saat ini perseroan tengah menikmati tingginya harga nikel sebesar US$ 11,8 per pon. Menurut dia, harga tersebut merupakan harga tertinggi yang pernah ada."Ini luar biasa sekali, sehingga pendapatan Antam naik 56 persen dibandingkan periode sama sebelumnya menjadi Rp 2,05 triliun," ujar dia. Harga nikel dunia juga diperkirakan akan berada di atas US$ 6,5 per pon sampai tahun 2009. "Jika harga rata-rata nikel sekitar US$ 6,5 per pon, hal itu sudah bagus, dan membawa dampak yang baik bagi perseroan,"katanya.
(asy/)











































