Inflasi Terkendali, IHSG Terkerek 20 Poin
Selasa, 01 Agu 2006 16:30 WIB
Jakarta - Pelaku pasar kembali antusias memburu saham-saham blue chip dan perbankan karena sentimen inflasi Juli yang terkendali dibawah 1 persen.Pada penutupan perdagangan saham Selasa (1/8/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik hingga 20,044 poin (1,48%) pada level 1.371,693.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Juli sebesar 0,45 persen yang besarnya sama seperti bulan Juni 2006.Keluarnya angka inflasi Juli yang sesuai dengan ekspektasi pasar ini, memberi kepercayaan investor bahwa suku bunga juga akan segera turun.Investor mengantisipasi Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 8 Agustus, yang diperkirakan kembali menurunkan BI rate yang saat ini sebesar 12,25 persen. Penurunan suku bunga akan membantu pemulihan kinerja perbankan dan sektor rill. Indeks LQ-45 naik 5,367 poin (1,79%) pada level 304,441 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,832 poin (1,6%) pada level 243,133.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 20.747 kali, pada volume 1,242 miliar unit saham, senilai Rp 1,501 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 74 saham naik, 35 saham turun dan 70 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 menjadi Rp 9.900, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 275 menjadi Rp 4.525, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 200 menjadi Rp 12.000, Telkom (TLKM) naik Rp 200 menjadi Rp 7.650 dan Bank Central Asia (BBCA) naik Rp 100 menjadi Rp 4.275.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 50 menjadi Rp 8.300, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 25 menjadi Rp 3.775 dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) turun Rp 25 menjadi Rp 4.175.
(ir/)











































