Hari ke-2 Gembok Dibuka, Saham Garuda Merosot Sampai Mentok

ADVERTISEMENT

Hari ke-2 Gembok Dibuka, Saham Garuda Merosot Sampai Mentok

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 04 Jan 2023 10:21 WIB
Ilustrasi Garuda Indonesia
Foto: Getty Images/Heri Mardinal
Jakarta -

Saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mengalami pelemahan di hari kedua perdagangan setelah suspensi saham dicabut. Pelemahan saham GIAA bahkan terbilang sangat dalam karena menyentuh batas paling bawah penurunan harian alias auto reject bawah (ARB)

Pada pukul 10.15 waktu JATS, saham Garuda Indonesia tercatat turun 14 poin atau berkurang 6,9% ke level Rp 188 per saham. Saham GIAA tidak bisa turun lebih dalam lagi karena itu sudha batas ARB.

Mengutip data RTI, Rabu (4/1/2023), saham Garuda dibuka pada level Rp 194. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan kemarin di level Rp 202.

Sejauh ini harga saham Garuda Indonesia bergerak di antara level Rp 192 hingga Rp 204 per saham.

Total saham yang ditransaksikan sebanyak 37,28 juta saham dengan nilai Rp 7,32 miliar. Saham Garuda ditransaksikan sebanyak 3.569 kali.

Kapitalisasi pasar maskapai pelat merah ini tercatat sebesar Rp 17,56 triliun.

Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menilai, investor masih berhati-hati melihat perkembangan kinerja Garuda. Hal itu sebagai respons atas saham Garuda yang ditutup di zona merah kemarin.

"Tampaknya pelaku pasar masih wait and see melihat perkembangan kinerja. Aksi jual masih terjadi. Tapi, diharapkan hanya sementara seiring makin tuntasnya permasalahan utang dan perbaikan kinerja ke depannya," ujar Reza.

Simak juga video 'Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit ke Pengadilan AS':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT