Ditutup Hijau, IHSG Menguat Tipis Banget ke 6.688

ADVERTISEMENT

Ditutup Hijau, IHSG Menguat Tipis Banget ke 6.688

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 09 Jan 2023 17:24 WIB
Pekerja berjalan dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari Jumat (8/4) sore ditutup naik 83,46 poin atau 1,17 persen menembus level  7.210. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berhasil mempertahankan laju positifnya yang telah dimulai sejak perdagangan saham mulai dibuka pagi ini.

Dikutip dari data RTI, Senin (9/1/2023), IHSG sore ini ditutup pada posisi 6.688. Menguat sangat tipis dari posisi penutupan perdagangan hari Jumat lalu yang berada di 6.684.

Meski menguat namun posisi IHSg sore ini terpantau lebih rendah dibandingkan dengan posisi IHSG saat pembukaan perdagangan tadi pagi yang berada di 6.713.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih mengungkapkan, laju IHSG hari ini turut digerakkan sejumlah sentimen baik dari dalam maupun luar negeri. Ia sendiri menyebut untuk hari ini IHSG diprediksi bergerak mixed dalam range level 6.575 - 6.717.

Dari dalam negeri, salah satu penggerak IHSG adalah berita terkait Data transaksi periode 2 - 5 Januari 2023 Bank Indonesia mencatat transaksi nonresiden di pasar keuangan domestik melakukan beli neto sebesar Rp 8,05 triliun.

Pada sektor nonresiden beli neto Rp 9,74 triliun di pasar SBN dan melakukan penjualan neto Rp1,68 triliun di pasar saham.

Sementara itu, Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) sepanjang 2022 meningkat 104% dari target mencapai Rp218,62 triliun.

Dari mancanegara, Italia melaporkan inflasi pada bulan Desember 2022 melambat menjadi 12,3% _YoY_, turun daripada periode sebelumnya yang tercatat di level 12,6% _YoY_.

Sementara itu, China mencatat _Foreign Exchange Reserves_ pada periode Desember tumbuh mencapai US$ 3.128 T, tumbuh dibanding periode sebelumnya yang tercatat hanya sebesar US$ 3.117 T meskipun dibawah konsensus sebelumnya yang di estimasikan US$ 3.154 T.

(dna/dna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT