IHSG Kembali Merapat Level 1.400
Senin, 07 Agu 2006 16:22 WIB
Jakarta - Pasar saham terlihat antusias menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) 8 Agustus besok yang diperkirakan akan menurunkan tingkat BI rate.Investor kembali percaya diri mengoleksi saham-saham blue chip. Pada penutupan perdagangan Senin (7/8/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14,137 poin (1,02%) pada level 1.403,490.Selain karena antisipasi penurunan BI rate, penguatan rupiah yang kini di level 9.060 per dolar AS ikut menjadi pemicu kembalinya indeks di level 1.400-an, setelah pekan lalu gagal menyentuh level ini.Saham Bank Mandiri menjadi idola investor, karena kabar sejumlah debitornya akan menyelesaikan kredit macet. Termasuk penyelesaian kredit PT Lativi Media Karya (Lativi) yang diambil alih oleh Keluarga Bakrie melalui PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV).Indeks LQ-45 naik 3,281 poin (1,06%) pada level 312,223 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,234 poin (0,91%) pada level 248,878.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 23.189 kali, pada volume 1,392 miliar unit saham, senilai Rp 1,983 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 60 saham naik, 48 saham turun dan 79 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 200 menjadi Rp 11.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 menjadi Rp 3.650, Telkom (TLKM) naik 150 menjadi Rp 8.050, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 140 menjadi Rp 2.120 dan Indosat (ISAT) naik Rp 125 menjadi Rp 4.375.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 30 menjadi Rp 1.020, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 4.175 dan Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 10 menjadi Rp 1.160.
(ir/)











































