Rupiah Abaikan Putusan BI Rate
Selasa, 08 Agu 2006 17:31 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah tetap baik-baik saja meski Bank Indonesia (BI) memutuskan memangkas BI rate hingga 50 basis poin. Pelaku pasar kini tinggal menentukan keputusan dari The Fed.Pada perdagangan Selasa (8/8/2006), rupiah ditutup melemah tipis ke level 9.095 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.070 per dolar AS.Pelaku pasar sendiri masih menebak-nebak putusan The Fed. Namun sebagian analis meyakini The Fed akan menghentikan rangkaian kenaikan suku bunga yang sudah berlangsung selama dua tahun terakhir.Nilai tukar rupiah dalam beberapa bulan terakhir terus bergerak stabil dengan kecenderungan menguat. Data itu menjadi salah satu pertimbangan BI menurunkan BI rate menjadi 11,75 persen.Penguatan rupiah itu menurut keterangan dari BI ditopang oleh perbaikan rating Indonesia dan ekonomi global. Dalam keterangan pers yang dikeluarkan, BI mengatakan bahwa secara point to point rupiah menguat hingga 2,08 persen atau dari Rp 9.263 menjadi Rp 9.070 per dolar AS.Sementara secara rata-rata menguat hingga 2,55 persen atau dari Rp 9.370 per dolar AS menjadi Rp 9.131 per dolar AS selama Juli 2006."Penguatan rupiah tersebut disebabkan oleh membaiknya faktor risiko seperti tercermin pada perbaikan credit rating Indonesia oleh S&P yang didasari oleh membaiknya kinerja kebijakan makro serta terjaganya kondisi fundamental. Kondisi tersebut didukung oleh sentimen eksternal yang positif berupa ekspektasi ditundanya kenaikan suku bunga the Fed pada 8 Agustus 2006," jelas Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Budi Mulia.
(qom/)











































