Investor Masih Berhitung, IHSG Konsolidasi

Investor Masih Berhitung, IHSG Konsolidasi

- detikFinance
Rabu, 09 Agu 2006 09:50 WIB
Jakarta - Pasar saham mengalami profit taking sebagai bentuk konsolidasi investor menyambut penurunan BI rate dan The Fed yang memutuskan untuk menghentikan rangkaian kenaikan suku bunganya.Investor kembali berhitung risiko di pasar saham pascakeputusan dua bank sentral tersebut. Namun keputusan ini telah melegakan pelaku pasar.BI menurunkan BI rate 50 basis poin menjadi 11,75 persen dan The Fed mempertahankan suku bunga 5,25 persen. "Kalau di pasar dampaknya belum jelas. Untuk saham perbankan sudah terapresiasi terlebih dahulu jadi dampaknya akan terlihat hari Kamis setelah hitung-hitungan lagi," ujar Edwin Sinaga dari Kuo Capital Raharja.Pada perdagangan saham pukul 09.44 JATS, Rabu (9/8/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan 2,659 poin (0,19%) ke level 1.393,424 Investor menahan dulu pembelian saham besar-besaran, karena sejumlah saham pada pekan lalu dinilai sudah terlalu tinggi. Apalagi harga minyak dunia yang masih tinggi masih menjadi sentimen negatif di pasar. Pada penutupan perdagangan Selasa kemarin (8/8/2006) IHSG turun 7,407 poin (0,528%) ke level 1.396,083. Berikut rekomendasi saham yang diterima dari perusahaan sekuritas. BNI SecuritiesPelemahan nilai tukar rupiah yang mendekati level Rp 9.100 per dolar AS serta tingginya harga minyak mentah dunia yang berada diatas level US$ 75 per barel diperkirakan dapat memicu penurunan indeks Jakarta lebih lanjut. Namun saham-saham pertambangan dan perkebunan diharapkan mampu menahan laju penurunan indeks. Pergerakan indeks diproyeksikan pada kisaran 1.383-1.406.Bhakti SecuritiesPosisi indeks yang masih berada pada area overbought mengindikasikan kemungkinan penurunan indeks masih mungkin terjadi.Indeks akan melemah mencoba support di 1.371, walaupun sentimen arah suku bunga Federal Fund Rate masih menjadi faktor yang mendominasi arah pergerakan indeks hari ini. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads