Right Issue Sumalindo Raup Dana Rp 155 M

Right Issue Sumalindo Raup Dana Rp 155 M

- detikFinance
Kamis, 24 Agu 2006 10:30 WIB
Jakarta - Perusahaan kayu, PT Sumalindo Lestari Jaya Tbk (SULI) berhasil meraup dana Rp 155 miliar dalam right issue II yang telah selesai dilakukan 14 Agustus 2006.Hampir seluruh pemegang saham existing mengambil dan mempergunakan haknya dengan nilai seluruhnya mencapai Rp 153 miliar. Sedangkan sisanya sebesar Rp 2 miliar dialokasikan kepada para pemegang saham yang meminta penjatahan lebih daripada jumlah yang menjadi haknya.Demikian penjelasan direksi Sumalindo dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (24/8/2006). Direksi menjelaskan, meski permintaan penambahan penjatahan dari para pemodal mencapai nilai Rp 185 miliar atau seluruhnya minat beli para investor Rp 370 miliar yang berarti over subscribe lebih dari 100 persen, namun permohonan penambahan tersebut tidak dapat dipenuhi oleh perseroan.Selesainya right issue ini juga memunculkan sejumlah pemegang saham baru dan hilangnya pemegang saham lama.Komposisi pemegang saham setelah right issue II adalah PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) 30 persen. Pemegang saham SGS adalah Michael Sampoerna yang menjabat sebagai komisaris utama. CS-Singapore TR AC Clients 13 persen, MS+Co INC Client 9 persen, keduanya adalah investor asing baru. UOB Kay Hian Pte Ltd 5 persen, Asia Capital Management Limited 4 persen dan PT Barito Pacific Timber Tbk 4 persen.Sementara pemegang saham Sumalindo sebelum right issue adalah SGS 30,11 persen, PT Recapital Asset Management 15,17 persen, dan Three Six Nine Limited 9,94 persen.Sedangkan UOB Kay Hian memiliki 5,72 persen, New Age World Ltd 5,13 persen, Asia Capital Management Group Limited 5,14 persen, dan masyarakat di bawah 5 persen sebanyak 28,77 persen.Dengan selesainya right issue II, fokus managemen saat ini adalah menjalankan program Strategic Cost Reduction Program (SCRP) dengan mempercepat pembangunan pembangkit listrik 15 MW untuk mengurangi biaya energi.Selain itu juga mempercepat pembangunan Mini Rotary Plant untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku kayu dari hutan alam yang persediaannya semakin langka dan mahal, dengan memperbanyak menggunakan bahan baku kayu dari hutan tanaman.Kedua pabrik tersebut diharapkan akan selesai pada akhir tahun ini dan dapat beroperasi pada tahun 2007.Sehubungan dengan perubahan pengendali pemegang saham mayoritas Sumalindo, manajement telah mempertanyakannya kepada pemegang saham mayoritas yakni PT Sumber Graha Sejahtera, yang menjamin tidak akan menarik diri menjadi pemegang saham mayoritas di Sumalindo. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads