Telekom Beri Kebebasan Hasnul
Kamis, 24 Agu 2006 11:24 WIB
Jakarta - Jika memang Telekom Malaysia (TM) benar-benar menempatkan Hasnul Suhaimi sebagai orang nomor satu di PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL), maka mantan Dirut Indosat ini tak perlu khawatir akan kehilangan kebebasannya. TM berjanji akan memberi kebebasan seluas-luasnya bagi Hasnul."Kami tidak memberikan batasan. Jajaran komisaris berhak menentukan kebijakan. CEO akan punya kekuatan penuh untuk mengembangkan usaha," ujar CEO TM International, Yusof Annuar Yaacob, dalam perbincangan khusus dengan sejumlah wartawan di Hotel Mulia, Rabu (23/8/2006) malam.Kabar yang beredar selama ini, Hasnul mundur dari Indosat lantaran terlalu dikekang oleh Singapore Technologies Telemedia (STT). Hasnul kabarnya kesulitan untuk mengembangkan usaha karena terlalu dikekang oleh STT.Namun sumber di Indosat menepis kabar tersebut. Petinggi Indosat itu justru menilai Hasnul mendapat kebebasan mutlak, termasuk dalam menempatkan orang-orang. Akibatnya, orang-orang eks Satelindo yang sudah mumpuni di bisnis seluler justru dijauhkan dari unit usaha seluler. Inilah yang membuat Indosat, di bawah Hasnul terjadi kemerosotan.Lebih lanjut Yusof menolak berkomentar soal pencalonan Hasnul untuk mengisi posisi Dirut XL yang ditinggalkan oleh Christian Manuel de Faria. "Nanti lihat tanggal 1 September saja," cetusnya.Mengenai posisi Hasnul yang kini menjadi penasihat bisnis TM, Yusof mengatakan bahwa mantan orang nomor satu di Indosat itu diposisikan untuk mengembangkan bisnis TM di regional, dan tak hanya di satu negara.Yusof mengakui TM cukup kesulitan mencari orang yang berkualitas cukup untuk mengembangkan bisnis regional TM. "Jadi Hasnul tidak ditempatkan di satu negara, tapi perannya regional. Tapi sekali lagi, tunggu tanggal 1 September saja," tandasnya.
(qom/)











































