Pelemahan Rupiah Hanya Sementara

Deputi Gubernur BI:

Pelemahan Rupiah Hanya Sementara

- detikFinance
Jumat, 25 Agu 2006 14:30 WIB
Jakarta - Pelemahan rupiah seperti terjadi dalam beberapa hari terakhir perdagangan dinilai hanya bersifat sementara. Rupiah bahkan berpeluang menguat di bawah level 9.000 per dolar AS."Dari segi nilai tukar rupiah, meski dalam dua hari ini agak melemah ke 9.120-an, itu sifatnya sementara sesuai dengan pergerakan nilai tukar global maupun regional," ujar Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aslim Tadjudin di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (25/8/2006).Aslim menjelaskan, dolar AS kini tengah menguat, baik terhadap yen Jepang maupun euro. Meski demikian, Aslim tetap meyakini rupiah bisa pulih bahkan kembali menguat. "Saya memprediksi rupiah akan cenderung menguat," ujarnya mantap.Menguat dari sekarang? "Ya, mudah-mudahan begitu. Apalagi dari segi pertumbuhan kita kan data BPS menyatakan 5,22 persen. Itu cukup bagus, meski belum cukup untuk menciptakan lapangan kerja," tambahnya.Menurut Aslim, tidak tertutup kemungkinan rupiah bisa menguat hingga di bawah level 9.000 per dolar AS. Beberapa indikasi yang mendukung penguatan rupiah adalah ekspor yang terus meningkat dan inflasi yang terus turun. Demikian pula persepsi investor yang terus membaik terhadap Indonesia."Ini tercermin dari lembaga rating itu menaikkan rating kita. Jadi faktor ekonomi fundamental kita itu cukup bagus. Ya kita optimistislah," tegasnya.Yang pasti, lanjut dia, BI akan tetap menjaga dan memonitor rupiah agar tidak bergejolak pergerakannya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads