Saham Energi Meluncur Bebas
Senin, 28 Agu 2006 12:58 WIB
Jakarta - Saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) meluncur bebas setelah otoritas Bursa Efek Jakarta (BEJ) mencabut suspensinya. Saham Energi anjlok hingga 10,53 persen.Saham Energi pada penutupan perdagangan sesi I Senin (28/8/2006), turun Rp 60 (10,53 persen) pada level 510 per saham. Nilai transaksi yang terjadi sebesar Rp 18,5 miliar dengan volume 70.528 unit saham.Pada Jumat pekan lalu (25/8/2006), BEJ menghentikan sementara perdagangan saham Energi karena khawatir terhadap ketidakjelasan rencana merger dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).Hal ini terkait dengan batalnya penjualan lima anak usaha BUMI yaitu Kaltim Prima Coal (KPC), PT Arutmin Indonesia, PT Indocoal Kalsel Resources, PT Indocoal Kaltim Resources, dan Indocoal Resources (Cayman) Limited.Penjualan senilai US$ 3,25 miliar kepada PT Borneo Lumbung Energi gagal, karena negosiasi kedua pihak buntu.Namun pihak Energi pada akhir pekan lalu meminta suspensi dicabut, karena pembatalan penjualan anak usaha BUMI tidak terkait langsung dengan Energi. Apalagi rencana merger akan tetap dijalankan.Menurut Edwin Sinaga dari Kuo Capital Raharja, pelaku pasar saat ini makin menjauhi saham kelompok Bakrie. Saham grup ini tidak direkomendasikan untuk investor yang benar, dan lebih disukai para spekulator.Sebelum kasus ini, saham Energi sejak awal Juni lalu juga terus mengalami penurunan karena sentimen negatif dari masalah bocornya pipa anak usahanya Lapindo Brantas Inc di Sidoarjo.Pada awal Juni saham Energi masih berada di level Rp 740 per saham. Saham Energi tahun ini sempat mencatat harga tertinggi Rp 980 per saham.
(ir/)











































