IHSG Terbantu Penguatan Rupiah
Selasa, 29 Agu 2006 16:31 WIB
Jakarta - Lantai bursa mulai kembali meriah dengan kenaikan yang signifikan karena sentimen penguatan rupiah yang kini dibawah 9.100 yakni 9.090 per dolar AS.Pada penutupan perdagangan Selasa (29/8/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14,927 poin (1,05%) pada level 1.432,931.Investor kembali melakukan pembelian selektif ditengah minimnya insentif segar yang ada di pasar.Penguatan rupiah ini karena inflasi Agustus yang diperkirakan masih bisa terkendali. Kenaikan indeks juga mengikuti positifnya bursa global dan regional. Indeks LQ-45 naik 3,752 poin (1,19%) pada level 318,453 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 2,825 poin (1,13%) pada level 252,582.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 16.257 kali, pada volume 1,518 miliar unit saham, senilai Rp 1,422 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 82 saham naik, 32 saham turun dan 69 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 8.000, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 75 menjadi Rp 2.150, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 40 menjadi Rp 1.170, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 30 menjadi Rp 1.980 dan Panin Life (PNLF) naik Rp 15 menjadi Rp 135.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Indosat (ISAT) turun Rp 25 menjadi Rp 4.725, PP London Sumatra (LSIP) turun Rp 25 menjadi Rp 4.675 dan Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 10 menjadi Rp 1.120.
(ir/)











































