Penguatan Rupiah Berlanjut

Penguatan Rupiah Berlanjut

- detikFinance
Rabu, 30 Agu 2006 10:18 WIB
Jakarta - Penguatan nilai tukar rupiah terus berlanjut seiring melemahnya dolar AS di pasar global. Aksi lepas dolar diprediksi akan terus berlangsung.Namun pelepasan dolar itu diperkirakan akan terhambat oleh pembelian dolar terutama dari bank-bank BUMN dan juga korporasi. Mereka akan memburu dolar untuk memenuhi kebutuhan rutin di akhir bulan. Pada perdagangan Rabu (30/8/2006), rupiah kembali menguat di level 9.080/9.085 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.091 per dolar AS.Di pasar global, dolar AS kembali melemah setelah keluarnya rincian hasil pertemuan Federal Open Market Committe (FOMC) atau Fed Minutes Agustus lalu. Fed Minutes pertemuan 8 Agustus lalu mengungkapkan, para pembuat kebijakan di Bank Sentral AS resah tentang kenaikan suku bunga AS yang sudah sedemikian tinggi. Dikhawatirkan pertumbuhan ekonomi akan terganggu.Dalam pertemuan terakhirnya, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di level 5,25 persen, setelah rangkaian kenaikan yang berlangsung selama 17 kali. Namun Fed menyadari bahwa risiko inflasi masih mengancam.Setelah keluarnya Fed Minutes, dolar AS langsung melemah. Tercatat euro diperdagangkan di level 1,2823 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,2778. Sementara dolar diperdagangkan di level 116,59 yen, dibandingkan sebelumnya di level 117,19 yen. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads