Rupiah Menanti Angka Inflasi

Rupiah Menanti Angka Inflasi

- detikFinance
Jumat, 01 Sep 2006 10:19 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah diprediksi akan bergerak stabil. Pelaku pasar akan melakukan konsolidasi menunggu keluarnya angka inflasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini. Pada perdagangan Jumat (1/9/2006), rupiah dibuka menguat tipis ke level 9.092/9.097 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.100 per dolar AS.Sementara di pasar global, euro kian mengukuhkan posisinya setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memberi sinyal akan menaikkan kembali suku bunga Eropa.Dalam pertemuannya yang berlangsung Kamis, 31 Agustus, ECB memutuskan untuk menahan tingkat suku bunga pada level 3 persen. Namun Presiden ECB Jean-Claude Trichet menegaskan bahwa otoritas bank sentral akan tetap melakukan berbagai upaya untuk menahan inflasi.Keputusan itu sempat membawa euro ke level tertingginya di 1,2879 dolar, sebelum akhirnya surut ke 1,2814. Pada perdagangan sebelumnya euro ditutup pada 1,2831 dolar.Sementara dolar diperdagangkan di level 117,37 yen, dibandingkan sebelumnya di 117,14 yen. Para analis mengatakan, penilaia Trichet tersebut sudah sesuai dengan pandangan pasar bahwa akan ada kenaikan kembali suku bunga Eropa pada Oktober mendatang. Dan kemungkinan hingga akhir tahun 2006, suku bunga Eropa bisa mencapai 3,5 persen. "Pasar akan mengambil sedikit langkah dari pidato tersebut, sejalan dengan ekspektasi kenakan suku bunga pada Oktober mendatang," ujar Mitul Kotecha, kepala riset valas Calyon seperti dikutip dari AFP. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads