Indeks Saham Terpacu Turunnya Inflasi
Jumat, 01 Sep 2006 16:20 WIB
Jakarta - Lantai bursa kembali bersemangat setelah mendapat sentimen positif turunnya inflasi bulan Agustus yang sesuai dengan ekspektasi pelaku pasar.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka inflasi pada bulan Agustus sebesar 0,33 persen, atau lebih rendah dibanding inflasi Juli yang sebesar 0,45 persen.Penurunan inflasi ini disambut gembira karena akan membuka ruang penurunan suku bunga BI rate oleh Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 5 September mendatang. Pada penutupan akhir pekan Jumat (1/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 13,228 poin (0,92%) pada level 1.444,490.Investor melakukan pembelian selektif seperti pada saham PGN dan Astra Internasional. Beberapa saham perbankan juga diburu seperti BRI dan Bank Mandiri karena mengantisipasi penurunan suku bunga. Indeks LQ-45 naik 2,999 poin (0,94%) pada level 320,608 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,567 poin (0,62%) pada level 252,919.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 16.230 kali, pada volume 1,210 miliar unit saham, senilai Rp 1,394 triliun.Dari jumlah saham yang ditransaksikan sebanyak 82 saham naik, 39 saham turun dan 67 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 400 menjadi Rp 11.500, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 200 menjadi Rp 12.850, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 4.500, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 4.550 dan Bank Mandiri naik Rp 50 menjadi Rp 2.150.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.850, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 4.525 dan Bank Niaga (BNGA) turun Rp 10 menjadi Rp 690.
(ir/)











































