Menkeu Pantau Divestasi Bank Permata
Senin, 04 Sep 2006 11:52 WIB
Jakarta - Rencana divestasi saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) sudah diendus oleh pelaku pasar. Pemerintah menyerahkan mekanisme divestasinya ke PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).Meski belum mau transparan, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku akan memantau divestasi saham Bank Permata."Kita akan terus pantau, PPA yang akan menentukan mekanismenya. Soal timing-nya akan kita lihat," kata Sri Mulyani di Gedung Departemen Keuangan (Depkeu), Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (4/9/2006).Pemerintah masih memiliki 26,2 persen saham di PT Bank Permata Tbk. Selain di Bank Permata, pemerintah juga masih memiliki 5,5 persen saham di PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BNII).Rencana penawaran awal untuk mengetahui minat investor (bookbuilding) saham Bank Permata dikabarkan akan dilakukan Senin sore ini.Sementara Kepala Divisi Pencatatan Sektor Jasa Bursa Efek Jakarta (BEJ) Wan Wei Yiong mengaku, pihaknya belum akan mensuspensi saham Bank Permata."Kita belum dapat surat resmi dari pemerintah dan emiten, jadi belum disuspensi," kata Wan.Saham Bank Permata di BEJ pada pukul 11.47 JATS, Senin (4/9/2006), stagnan di level Rp 760 per saham.
(ir/)











































