Indeks Saham Menjulang 25 Poin
Senin, 04 Sep 2006 16:32 WIB
Jakarta - Pasar saham diramaikan transaksi beli yang semarak karena pelaku pasar mengantisipasi penurunan suku bunga karena mulai menyusutnya inflasi.Rupiah dan bursa global yang menguat makin memperkuat sentimen positif yang ada di lantai bursa.Pada penutupan perdagangan saham Senin (4/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 25,069 poin (1,74%) pada level 1.469,559.Pasar sudah mencium bakal adanya penurunan BI rate pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) 5 September besok.Penurunan ini terkait dengan turunnya inflasi Agustus yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Inflasi pada bulan Agustus sebesar 0,33 persen, atau lebih rendah dibanding inflasi Juli yang sebesar 0,45 persen.Di sisi lain, The Fed juga diperkirakan belum akan menaikkan suku bungnya dan masih mempertahankan level 5,25 persen, dalam pertemuan 20 Septamber nanti. Indeks LQ-45 naik 6,213 poin (1,94%) pada level 326,821 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,274 poin (2,09%) pada level 258,193.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 18.203 kali, pada volume 1,566 miliar unit saham, senilai Rp 1,678 triliun.Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 84 saham naik, 42 saham turun dan 63 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 450 menjadi Rp 11.950, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 400 menjadi Rp 13.250, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 8.100, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 150 menjadi Rp 5.100, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 75 menjadi Rp 4.575 dan Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.200.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser didominasi saham-saham grup Bakrie seperti, Energi Mega Persada (ENRG) turun Rp 10 menjadi Rp 530, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 10 menjadi Rp 970 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 5 menjadi Rp 160.
(ir/)











































