Jual 25,9% Saham Bank Permata, PPA Raup Rp 1,755 Triliun
Selasa, 05 Sep 2006 16:21 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) berhasil meraup dana hingga Rp 1,755 triliun dari penjualan 2.005.671.898 saham (25,90 persen) saham PT Bank Permata Tbk. PPA berhasil melepas Bank Permata di harga premium Rp 875.Harga itu lebih tinggi dari harga saham Bank Permata pada penutupan perdagangan Senin 4 Agustus 2006 sebelum dikenakan suspensi yakni di Rp 790.Demikian disampaikan Direktur PPA Ananda Barata di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (5/9/2006).Dari saham yang dilepas itu, 60 persennya jatuh ke tangan investor asing dari Singapura dan Hong Kong. Sementara sisanya oleh lokal. Total investor mencapai 20-an.Standard Chartered Bank (SCB) yang kini telah memiliki 31,55 persen saham di Bank Permata pun ikut berpartisipasi. SCB beberapa waktu lalu memang pernah menyatakan keinginannya untuk menambah kepemilikannya di Bank Permata."Stanchart juga masuk di harga tinggi Rp 875, dari yang kita jual, mereka dapat mayoritas," ungkap Ananda seraya menambahkan bahwa Stanchart memperoleh sekitar 50 persen dari porsi saham yang dilepas itu.Rencananya, penyerahan saham di bursa atau crossing akan dilaksanakan Rabu besok 6 September, dan setelmennya pada Senin 11 September pekan depan.Ananda menambahkan, total penawaran yang masuk mencapai 150 persen, dari jumlah saham yang ditawarkan pada rentang harga penawaran Rp 700-875 per saham. Harga yang terbentuk di level Rp 875 atau setara dengan 2,64 kali price to book value (PBV) beradasarkan laporan keuangan Bank Permata per 31 Desember 2005.Setelah transaksi ini masih tersisa kepemilikan saham atas nama negara RI 0,26 persen yang telah dicadangkan untuk pelaksanaan sertifikat bukti hak yang akan berakhir pada tahun 2008.
(qom/)











































