Saham Truba Alam Ditawarkan Rp 110-125
Rabu, 06 Sep 2006 15:54 WIB
Jakarta - Perusahaan konstruksi PT Truba Alam Manunggal (TAM) menetapkan harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp 110-125 per saham. Perseroan berharap meraup dana Rp 550-625 miliar.Jumlah saham yang ditawarkan sekitar 5 miliar saham atau setara dengan 38,5 persen dari modal disetornya.Harga penawaran saham dihitung berdasarkan Earning Price (EP) per EBITDA 7,47 kali sampai 8,55 kali EBITDA tahun 2007. "Harga rata-rata bursa regional 13 kali sehingga ada potensi up side 40 persen," kata Houston Yusuf, Managing Director PT Danataman Makmur selaku penjamin emisi, dalam publik ekspose di Hotel Intercontinental, Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (6/9/2006). Menurut Houston, dana yang ingin diraih perseroan hanya Rp 400 miliar. Sedangkan target Rp 550 miliar dengan asumsi sudah mengakomodasi terjadinya oversubscribe (kelebihan pesanan).Perseroan juga akan membagikan waran sebanyak 2,8 miliar unit dengan harga pelaksanaan Rp 120-135 per lembar. Setiap 25 lembar saham akan mendapat 14 waran.Houston mengatakan 60 persen saham Truba dialokasikan untuk investor jangka panjang dan 40 persen bagi investor lokal. Hal itu karena investor asing cenderung berinvestasi dalam jangka panjang.Sementara Direktur Truba, Arifin Wiguna mengatakan, dana hasil IPO digunakan untuk pembangunan listrik. Seiring dengan rencana perseroan untuk mengembangkan sayap ke bisnis engineering procurement and construction (EPC) dan jasa penyedia energi listrik.Perseroan berencana untuk ikut serta dalam crash programm pemerintah membangun pembangkit listrik 10 ribu MW.Untuk IPO ini perseroan menggunakan laporan keuangan per Juni 2006. Tercatat penjualan sekitar Rp 400 miliar lebih dan laba bersih sekitar Rp 5-7 miliar.Hingga akhir tahun ini 2006 perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp 1,3-1,4 triliun dan laba bersih sebesar Rp 32 miliar.
(ir/)










































