Sepi Insentif Segar, IHSG Turun 3 Poin
Jumat, 08 Sep 2006 16:20 WIB
Jakarta - Pasar saham akhir pekan ini kembali melemah karena belum adanya insentif segar yang muncul di lantai bursa. Pelemahan rupiah ikut mendorong turunnya indeks.Pada penutupan perdagangan Jumat (8/9/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,890 poin (0,26%) pada level 1.466,576.Kekhatiran The Fed akan menaikkan suku bunga pada 20 September mendatang cukup merisaukan pelaku pasar dalam negeri.Indeks LQ-45 turun 0,963 poin (0,3%) pada level 325,107 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,831 poin (0,32%) pada level 256,194.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 21.932 kali, dengan volume 1,888 miliar unit saham, senilai Rp 1,680 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 71 saham naik, 58 saham turun dan 77 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 12.850, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.950, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) turun Rp 30 menjadi Rp 870, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.150 dan Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 740. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer adalah United Tractors (UNTR) naik Rp 50 menjadi Rp 5.950, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 40 menjadi Rp 1.220 dan Semen Cibinong (SMCB) naik Rp 30 menjadi Rp 560.
(ir/ir)











































